Perencanaan Rute Sub Feeder Trans Semarang Berbasis Sistem Informasi Geografis Di Wilayah Kota Semarang
Keywords:
Accessibility, Public transportation, Trans Semarang, Route planning, Geographic information systems, Aksesibilitas, Angkutan umum, Trans semarang, Perencanaan rute trayek, Sistem informasi geografisAbstract
Penelitian ini membahas aksesibilitas layanan transportasi umum, Trans Semarang. Faktor lingkungan dan kondisi geografis mempengaruhi kemudahan akses transportasi umum. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik pengumpulan data primer dan sekunder yang meliputi tiga analisis: perhitungan aksesibilitas transportasi umum, analisis buffer, dan analisis potensi regional untuk perencanaan rute sub-feeder Trans Semarang yang baru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trans Semarang telah memberikan layanan yang baik di pusat kota, tetapi terdapat masalah di daerah pinggiran kota. Aksesibilitas terhadap layanan ini masih kurang. Dari 71 zona, 6 zona memiliki potensi tinggi untuk pengembangan rute baru karena layanan Trans Semarang belum menjangkau zona-zona tersebut. Sejauh ini, radius 400 meter mencakup 48 zona. Upaya diperlukan untuk mengembangkan rute baru, terutama sub-feeder untuk memastikan layanan Trans Semarang yang merata, khususnya di daerah dengan kondisi jalan yang tidak dapat mengakomodasi bus Medium Feeder. Upaya ini akan meningkatkan aksesibilitas transportasi umum bagi seluruh masyarakat Semarang.
